Skip to main content

Bagaimana ciri-ciri kambing yang sedang bunting? Serta Cara Perawatan Kambing Hamil !!!

Bagaimana ciri-ciri kambing yang sedang bunting?


Kambing yang sudah positif bunting, cirinya adalah tidak timbul berahi pada siklus berikutnya. Pada kehamilan di atas dua bulan, nafsu makannya semakin baik. Apabila ambingnya diperah, warna cairannya menjadi bening dan lengket.

Bagaimana tingkat keberhasilan pada kambing betina yang habis dikawinkan lalu berkemih?

Walaupun kambing betina berkemih setelah dikawinkan, perkawinan dapat dikatakan berhasil apabila sperma mampu membuahi sel telur. Hal yang harus diperhatikan adalah apakah pada siklus berikutnya terjadi berahi atau tidak. Apabila terjadi berahi kembali berarti perkawinan gagal dan bisa diulang kembali.

apa saja yang perlu diperhatikan oleh peternak dalam pemeliharaan kambing hamil / bunting?

Proses pemeliharaan kebuntingan sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini karena embrio ternak bersifat labil, terutama pada umur kebuntingan muda. Menurut Toelihere (1981) kematian embrional dalam minggu pertama kebuntingan dapat mencapai 25%. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan kambing bunting ada dua macam, yaitu perbaikan pakan dan pemisahan induk.

kematian embrio karena pakan


1. Perbaikan Pakan
Pakan menjadi salah satu faktor penting dalam pemeliharaan kambing bunting. Dengan memberikan pakan yang baik, kebutuhan zat gizi untuk mendukung pertumbuhan janin ataupun kesehatan induk, terutama produksi susu akan terpenuhi. Beberapa bahan pakan utama yang dibutuhkan oleh kambing bunting adalah yang mengandung kalsium, asam amino esensial tertentu (lisin), dan karbohidrat sebagai sumber energi. Berikut contoh formulasi ransum yang dapat diberikan pada kambing bunting.
-Hijauan 3 kg
-Konsentrat yang komposisinya terdiri dari dedak padi (0,5 kg), jagung (0,5 kg), serta garam dapur (1 sendok teh).

2.Pemisahan Induk
Induk harus dipisahkan dari kambing lainnya untuk menghindari benturan ataupun gangguan kambing lainnya. Selain pemisahan, kondisi kandang juga harus diperhatikan, antara lain jarak bilah pada lantai sehingga dapat menurunkan risiko terperosok.

Pemisahan Kandang Kambing Bunting


Bagaimana cara memastikan kebuntingan pada kambing yang sudah berhasil dikawinkan dan perutnya membesar, tetapi belum terlihat kapur yang turun?


Memasuki umur kebuntingan empat bulan, seharusnya kapur pada kambing sudah turun, kecuali pada induk tipe ambing botol. Pada induk tipe tersebut, kapur tidak turun. Cara lain untuk menentukan kebuntingan, yaitu dengan melihat perut bagian atas yang seharusnya sudah berbentuk cekung.

Bagaimanakah proses perkawinan pada kambing etawa?

Kambing etawa jantan mulai berahi pada umur 6—8 bulan. Akan tetapi, idealnya dikawinkan mulai umur 18 bulan. Hal ini karena, pada umur tersebut, kambing etawa jantan sudah memiliki postur tubuh yang sesuai. Kambing etawa jantan yang sudah mulai berahi dapat dilihat dari ciri bulu kaki depan yang berwarna kekuningan. Warna ini disebabkan oleh urine pejantan itu sendiri.

Seperti halnya kambing betina jenis lainnya, kambing etawa betina yang siap dikawinkan akan menunjukkan tanda-tanda berahi seperti sering mengembik, menggosokkan badan pada dinding kandang, nafsu makan kurang, mengibaskan ekornya, urinasi meningkat, vulva membengkak, selaput bagian dalam agak kemerahan, dan keluar lendir yang jernih. Umumnya, pejantan dapat mencium bau betina yang sedang berahi. Hal ini karena betina yang sedang berahi memiliki bau khas. Setelah itu, pejantan akan bereaksi dengan mengembik, merengkuh, dan mendekati betina tersebut. Kambing etawa betina yang sedang berahi tidak akan menolak ketika dinaiki pejantan. Sebaiknya postur pejantan lebih besar dari pada betina yang akan dikawini agar proses kawinnya tidak sulit.

Bagaimana cara mengatur perkawinan kambing etawa pada saat kawin, bunting, menyusui, dan masa kering?
Siklus Produksi Kambing Etawa


Tabel di atas merupakan skema kawin periodik kambing etawa betina. Dengan memahami skema tersebut, peternak dapat mengetahui aspek-aspek utama dalam pengembangbiakan kambing etawa.

Bagaimana penanganan yang ideal untuk kambing bunting agar terhindar dari keguguran dan kesulitan saat melahirkan?


Beberapa hal yang perlu dilakukan pada penanganan kambing bunting adalah sebagai berikut.

1. Perhatikan Kandang Kambing
Untuk menghindari terjadinya kasus seperti keguguran dan sulit dalam melahirkan, sebaiknya kambing bunting ditempatkan terpisah dari kambing lainnya. Selain itu, pastikan kandang tidak licin dan tidak sempit. Hal ini bertujuan agar kambing dapat bergerak dengan leluasa dan tidak tergelincir akibat kandang yang licin. Kandang juga perlu mendapatkan sinar matahari yang cukup setiap saatnya. Tujuannya adalah agar tetap sehat dan kuat sehingga memudahkan dalam membantu proses kelahiran nantinya.

2. Pemberian Pakan
Pakan yang dibutuhkan kambing bunting tentunya akan meningkat kuantitasnya seiring dengan pertambahan umur kebuntingan. Peningkatan baik kuantitas maupun kualitas pakan diberikan secara bertahap mulai dari 8—14 minggu. Peningkatan tersebut dbutuhkan untuk tumbuh kembang janin dalam perut sang induk. Selain itu, kelenjar susu induk juga mulai memproduksi susu untuk mempersiapkan kelahiran anaknya. Produksi susu ini ditandai dengan bentuk ambing yang membesar. Hindari pemberian pakan yang terlalu berlebihan terutama pada induk yang muda. Pemberian pakan yang berlebihan dapat menyebabkan janin tumbuh terlalu besar sehingga kesulitan dalam proses kelahirannya. Hindari pemberian pakan dedaunan yang banyak mengandung getah seperti daun kapuk, daun waru dan daun singkong. Hal ini karena daun yang bergetah umumnya banyak mengandung kadar air dan mengakibatkan kambing bunting sering berkemih. Beberapa kasus terjadi pada kambing yang kandungannya lemah, hal tersebut dapat menyebabkan keguguran.

Bagaimana langkah-langkah khusus agar cempe yang dilahirkan dominan betina?

Dalam peternakan kambing perah, kelahiran cempe betina tentunya merupakan idaman. Berdasarkan pengalaman peternak, secara alami kambing menghasilkan 60—65% anakan jantan. Sebagai peternak kambing perah, tentunya kenyataan ini kurang menguntungkan terutama bagi peternak yang sedang melakukan program pemuliaan bibit. Berdasarkan serangkaian uji coba teori dan beberapa literatur, perlakuan yang cukup efektif untuk merubah rasio anakan jantan dan betina hingga 20 : 80 untuk anakan betina adalah dengan cara mengawinkan kambing pada 1/3 akhir waktu berahi. Apabila kambing mulai berahi pagi hari maka kawinkan kambing mendekati maghrib atau setelah maghrib. Sebelum dikawinkan, semprot alat kelamin induk dengan larutan asam cuka (campuran dua sendok makan asam cuka dengan 200 ml air matang). Gunakan bantuan alat spekulum untuk membuka alat kelamin induk. Hal ini bertujuan agar pH sekitar serviks menjadi asam. Kromosom X sebagai pembawa gen betina sangat menyukai kondisi asam, sebaliknya kromosom Y tidak tahan suasana asam.

Untuk mengawinkan kambing betina pertama kalinya, acuan yang digunakan apakah berdasarkan umur atau bobot tubuh?

Masa produktif seekor betina dimulai saat terjadi perkawinan dengan pejantan yang subur. Secara biologis, betina muda umur ±7 bulan sudah mulai timbul berahi, tidak menolak pejantan, dan dapat dikawinkan. Akan tetapi, umur bukan merupakan satu-satunya faktor yang menentukan. Faktor lain yang sangat penting adalah 8bobot tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya perkawinan ditunda sampai betina mencapai bobot tubuh yang sesuai. Bobot tubuh betina yang siap untuk dikawinkan adalah saat mencapai 70—75% dari bobot dewasa tubuhnya.

Bagaimana mengelola pakan masa perkawinan agar dapat dihasilkan waktu melahirkan yang serentak?

Dengan meningkatkan suplai dan asupan nutrisi protein serta energi bagi induk, akan merangsang timbulnya berahi pada induk. Hal ini menyebabkan waktu kawin dan waktu melahirkan dapat serentak. Selain mempercepat timbulnya berahi, pemberian pakan dengan kandungan energi tinggi juga dapat meningkatkan laju ovulasi (pelepasan sel telur) untuk meningkatkan kelahiran kembar. Akan tetapi, hal tersebut biasanya hanya terjadi pada induk dengan kondisi tubuh yang relatif kurus.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar